LIP Jimare  

Tuliskan Kegiatan Kreatif Untuk Mencegah Pemanasan Global!

Digunakan untuk menumbuhkan, memproses, mengemas, dan mengirimkan makanan, yang sekitar 40% di antaranya hanya berakhir di tempat pembuangan sampah. Pemanasan international juga dapat menyebabkan risiko alergi, asma, dan wabah penyakit menular akibat polusi udara, peningkatan curah hujan, serta penyebaran kuman penyakit yang dibawa serangga atau nyamuk seperti demam berdarah . Tak kurang dari 30 jenis penyakit baru muncul dari tahun 1976 – 2008 yang merupakan mimpi buruk bagi dunia kesehatan.

Beberapa cara untuk membantu Bumi agar tidak panas

Selain itu, LIPI juga membuat peraturan masyarakat di sekitar Taman Nasional Gunung Gede dan Pangrango yang menebang pohon diwajibkan menanam kembali. Ini adalah beberapa cara mencegah pemanasan world mulai dari hal kecil yang dapat kita lakukan. Sudah saatnya kita menyadari pentingnya mengatasi masalah sensitif ini dan mengambil langkah nyata untuk mengatasi masalah pemanasan international Kakek Merah.

Itulah penjelasan mengenai perubahan iklim dan berbagai cara yang sudah dilakukan oleh seluruh dunia untuk mengatasinya. Apabila Anda turut berperan untuk mengatasi perubahan iklim meskipun hanya sedikit namun tentunya akan sangat membantu untuk membuat bumi ini menjadi lebih nyaman seperti sedia kala. Kendaraan komersil pribadi juga sudah mulai sangat banyak yang menggunakan bahan bakar terbarukan seperti baterai dan tidak menggunakan bahan bakar fosil sama sekali.

Nutrisi diberikan ke akar-akar yang menggantung, dengan menggunakan sejumlah metode, termasuk menyemprot. Ditambah cahaya artifisial, pemanas dan peralatan lain, campuran nutrisi membantu tanaman tumbuh lebih cepat, memberi hasil yang lebih banyak, sepanjang tahun. Itu lebih banyak dari emisi mobil, kapal, pesawat dan bentuk transportasi lainnya di seluruh dunia jika digabungkan.

Temperatur terus bervariasi dari waktu ke waktu dan dari lokasi yang satu ke lokasi lainnya. Perlu bertahun-tahun pengamatan iklim untuk memperoleh data-data yang menunjukkan suatu kecenderungan yang jelas. Catatan pada akhir 1980-an agak memperlihatkan kecenderungan penghangatan ini, akan tetapi data statistik ini hanya sedikit dan tidak dapat dipercaya.

Cara mengatasi pemanasan international yang ke tujuh adalah dengan mulai membeli dan menggunakan bola lampu yang berkualitas baik. Bola lampu LED menggunakan energi hingga 80% lebih sedikit daripada lampu pijar konvensional. Lampu LED juga termasuk lebih murah karena dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Mau tanaman hias, bunga, buah atau apotik hidup, sayuran dan bumbu dapur tidak masalah. Dan jika sebagian besar warga bumi melakukannya, akan memberikan manfaat yang sangat signifikan untuk mereduksi CO2 di udara dan pada akhirnya pemanasan world pun dapat diredam. Karenanya dalam mengatasi suhu ruang yang panas, kita dapat merancang sebuah bangunan yang mempunyai banyak ventilasi udara sehingga tidak perlu memakai pendingin ruang atau AC.

Pada awal 1896, para ilmuan beranggapan bahwa membakar bahan bakar fosil akan mengubah komposisi atmosfer dan dapat meningkatkan temperatur rata-rata world. Hipotesis ini dikonfirmasi tahun 1957 ketika para peneliti yang bekerja pada program penelitian global yaitu International Geophysical Year, mengambil sampel atmosfer dari puncak gunung Mauna Loa di Hawai. Terdapat hipotesa yang menyatakan bahwa variasi dari Matahari, dengan kemungkinan diperkuat oleh umpan balik dari awan, dapat memberi kontribusi dalam pemanasan saat ini. Perbedaan antara mekanisme ini dengan pemanasan akibat efek rumah kaca adalah meningkatnya aktivitas Matahari akan memanaskan stratosfer sebaliknya efek rumah kaca akan mendinginkan stratosfer. Pendinginan stratosfer bagian bawah paling tidak telah diamati sejak tahun 1960, yang tidak akan terjadi bila aktivitas Matahari menjadi kontributor utama pemanasan saat ini.

Anda juga bisa meminimalkan penggunaan plastik, sehingga tidak akan menambah jumlah limbah di bumi. Cara ini akan lebih menghemat energi yang dibutuhkan untuk mendaur ulang. Jangan lupa juga untuk lebih peka terhadap lingkungan dengan menanam, merawat, dan menjaga tanaman. Penggunaan listrik yang boros menyumbang 27,5 persen dari complete emisi gasoline rumah kaca pada tahun 2017. Limbah industri agrikultur tercatat menyumbang 9% dari complete volume emisi gas rumah kaca yang dihasilkan pada tahun 2017.